Pembelajaran Kosakata Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing di Sekolah Dasar Canberra Australia

Authors

  • Miftahulkhairah Anwar Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
  • Iqbal Ifada Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
  • Liliana Muliastuti Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
  • Eva Leiliyanti Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Univerisitas Negeri Jakarta, Indonesia
  • Muhammad Ariefin Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71094/jppmi.v3i3.261

Keywords:

vocabulary, snakes and ladders, Indonesian language, BIPA (Indonesian for Foreign Speakers), internationalization

Abstract

The method employed in this program was an interdisciplinary approach. The activities encompassed program planning, implementation mechanisms, activity stages, evaluation, sustainability, and expected outcomes. The training involved several partners in Canberra, namely: (1) the Indonesian Education and Cultural Attaché in Canberra, (2) teachers from Trinity Christian School, and (3) teachers from Burgmann Anglican School. The implementation of the snakes-and-ladders gamification at Trinity Christian School and Burgmann Anglican School demonstrated that this game can serve as an effective medium for enhancing students’ ability to recognize and understand Indonesian vocabulary. This program has made a positive contribution to the development of the Indonesian language abroad. This initiative is aligned with the mandate of Law No. 24 of 2009 concerning the internationalization of the Indonesian language, which emphasizes the importance of promoting and teaching Indonesian across countries. The success of this program represents a significant step toward strengthening international relations, as well as enhancing global understanding and appreciation of Indonesian culture.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, M., Rosa, H. T., Khasanah, V., Eriyani, R. N., Supriyana, A., & Ramadloni, S. (2023). Membangun Kesadaran Berliterasi Anak Usia Sekolah di Desa Cidahu Sukabumi. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 4(1), 9-16. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i1.687

Arsyad, A. (2016). Media Pembelajaran. Rajawali Pers.

Australian Curriculum, Assessment and Reporting Authority (ACARA). (2022, July 11). Year 12 tertiary-recognised language enrolments, 2010-2020. ACICIS. https://www.acicis.edu.au/wp-content/uploads/2022/07/20220711_ACARA-Year-12-language-stats_2010-2020.pdf

Britannica, T. Editors of Encyclopaedia. (2024, January 27). Canberra. Encyclopedia Britannica. https://www.britannica.com/place/Canberra

Defina. (2021). Penilaian mahasiswa BIPA terhadap pembelajaran tatap muka dan online. Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (JBIPA), 3(1), 12–23.

Herdianti, A. (2024). Analisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran ular tangga digital pada pembelajaran IPS untuk meningkatkan partisipasi belajar siswa kelas IV sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(1), 187–196.

Hudhana, W. D., Wiharja, I. A., & Susanto, G. (2021). Pengembangan media pembelajaran ular tangga berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV. Journal of Classroom Action Research.

Ilham. (2023, January 27). Bahasa Indonesia disetujui menjadi bahasa resmi sidang umum UNESCO. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa - Kemendikbudristek. https://badanbahasa.kemdikbud.go.id/berita-detail/4081/bahasa-indonesia-disetujui-menjadi-bahasa-resmi-sidang-umum-unesco

Karina, D. A. (2019). Pengembangan media pembelajaran ular tangga kimia (Ultakim) berbasis kemaritiman pada materi hakikat ilmu kimia. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education), 7(1), 32–40.

Kohler, M. (2020). Indonesian language education in Australia: Patterns of provision and contending ideologies. Australian Review of Applied Linguistics. https://doi.org/10.1075/aral.19065.koh

Lo Bianco, J. (2019). Securing the promise: Sustaining, deepening and extending language education for all Victorians. University of Melbourne.

Marcela, F. (2022). Pengembangan media permainan ular tangga dalam pembelajaran IPS siswa kelas IV SD Negeri 138 Palembang. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 6(3), 462–470.

Riana, D. R., Isnaeni, M., & Syaifuddin, S. (2022). Diaspora Indonesia dan penguatan pembelajaran Bahasa Indonesia di Australia. Prosiding Konferensi Linguistik Tahunan Atma Jaya (KOLITA), 20(20), 44–54.

Rickard, J. D., Ride, W. D. L., Lange, R. T., Powell, J. M., Twidale, C. R., Veevers, J. J., & Roe, M. (2024, January 27). Australia. Encyclopedia Britannica. https://www.britannica.com/place/Australia

Siregar, N. R. (2023). Pengembangan media pembelajaran board game matematika ular tangga untuk siswa tunarungu. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pembelajaran dan Pendidikan, 1(1), 83–92.

Suananda, I. K. H., & PF, K. A. P. D. (2018). Melestarikan kearifan budaya lokal melalui permainan tradisional ular tangga. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(1), 78-82.

The Consulate General of Indonesia in Perth. (2024, January 27). The Consulate General of Indonesia in Perth hosted the 1st Annual Indonesian Students Awards in Western Australia. Portal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. https://kemlu.go.id/portal/en/read/4651/berita/the-consulate-general-of-indonesia-in-perth-hosted-the-1st-annual-indonesian-students-awards-in-western-australia

Wati, R. (2021). Pengembangan media permainan ular tangga untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2321–2329.

Yanti, A. (2021). Pengembangan media permainan ular tangga untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa kelas II SDN 12 Taliwang. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 7(2), 142–151.

Downloads

Published

2026-06-28

How to Cite

Anwar, M., Ifada, I., Muliastuti, L., Leiliyanti, E., & Ariefin, M. (2026). Pembelajaran Kosakata Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing di Sekolah Dasar Canberra Australia. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat IPTEKS, 3(3), 127–139. https://doi.org/10.71094/jppmi.v3i3.261