Inovasi Tenun Fetung Bayan

Merajut Tradisi dengan Teknologi Pigmen Natural, Etnomatematika, dan Etnolinguistik sebagai Ekspresi Budaya Berbasis Ekonomi Kreatif

Authors

  • Duwi Purwati Program Studi Pendidikan Sendratasik, Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat, Indonesia
  • Gde Agus Mega Saputra Program Studi Pendidikan Sendratasik, Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat, Indonesia
  • Ni Putu Laras Purnamasari Pendidikan Seni Rupa Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Indonesia
  • Sunardi Program Studi Sistem Informasi, Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat, Indonesia
  • Sari Hidayani Program Studi PGSD Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat. Indonesia
  • Abdul Karim Program Studi PBA Universitas Islam Negeri Mataram. Indonesia
  • Lalu Alhayuda Program Studi Pendidikan Sendratasik, Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat, Indonesia
  • Mega Mustika Program Studi Pendidikan Sendratasik, Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71094/jppmi.v3i3.350

Keywords:

Inovasi, Teknologi Pigmen Natural, Etnomatematika, Etnolinguistik, Ekonomi Kreatif

Abstract

Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) ini dilaksanakan di Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, dengan melibatkan komunitas perempuan penenun tradisional yaitu Kelompok Perajin Tenun Fetung Bayan sebagai mitra utama. Mitra berada dalam kondisi sosial ekonomi yang terbatas, dengan keterampilan tenun yang diwariskan secara turun-temurun namun belum terintegrasi dengan pendekatan teknologi dan ekonomi kreatif secara optimal. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi kurangnya Pemanfaatan Pengetahuan Lokal Etnomatematika (pola geometris dan perhitungan) dan Etnolinguistik (simbolisme dan narasi dalam motif) tenun Fetung Bayan yang belum sepenuhnya digali dan dimanfaatkan sebagai keunggulan produk sebagai makna simbolis dan perhitungan matematis serta minimnya dokumentasi dan sosialisasi nilai- nilai etnomatematika dan etnolinguistik kepada penenun dan masyarakat luas, generasi muda kurang tertarik mempelajari tenun karena prosesnya yang panjang, kurang efisien, dan dianggap kurang relevan dengan tren modern serta kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam memproduksi pigmen natural/pewarna alami yang dianggap lebih rumit dan memakan waktu 1-3 hari serta ketergantungan pada pewarna sistetis dan rendahnya nilai tambah produk tenun. Metode pelaksanaan berbasis Participatory Rulal Approach (PRA) yang dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, demosntrasi dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas mitra dalam memahami dan mengembangkan nilai budaya produk tenun. Produk inovatif yang dihasilkan berupa koleksi tenun dengan motif geometris terstandarisasi, pewarna alami yang tahan lama, serta narasi budaya yang memperkuat identitas lokal. Selain itu Tersedianya Inovasi digitalisasi dalam bentuk kamus visual digital BaTeCNusantara.id yang berisi istilah tenun dalam bahasa Bayan, makna filosofis motif, dan narasi budaya serta Kode Etnomatematik (narasi intelektual yang meningkatkan nilai ekslusivitas produk turunan kain tenun Bayan, serta pembuatan dokumentasi audiovisual. Progres luaran wajib telah mencakup artikel media massa, video kegiatan, poster, Jurnal, HKI, akun e- commerce dan terciptanya kamus visual digital "BaTeC" (Bayan Tenun Code). Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis budaya yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abi Yoso, A. (2024). Kain Tenun: Usaha Preservasi Budaya, Peningkatan Taraf Ekonomi, dan Pemberdayaan Perempuan.

Andhika Rizkika, Duwi Purwati, Agus G, Saputra M, Kurnia W. Implementation of The Project to Strengthen The Profile of Pancasila Students (P5) In The Cupak Gerantang Musical Drama Performance at SMAK Kesuma Mataram 2023;1:113–20. https://ejournal.45mataram.or.id/index.php/ijssh/article/view/1579.

Anugrah, R. D., Cahyani, I. N., & Arini, F. S. (2025). Ethnoecology of the Gumesa Weaving Artisan Community in the Utilization of Natural Resources. Journal of Biology, Environment, and Edu-Tourism, 1(2), 49-55.

Ariyandi HZ, Handayani AN. Peran Penggunaan Teknologi QR Code untuk Meningkatkan Keterhubungan dan Efisiensi Masyarakat Menuju Era Transformasi Society 5.0. Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik. 2022 Jul 30;2(7):299-306.

Chambers, R. (1994a). The origins and practice of participatory rural appraisal. World Development, 22(7), 953–969. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90141-4

Chambers, R. (1994b). Participatory rural appraisal (PRA): Challenges, potentials and paradigm. World Development, 22(10), 1437–1454. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90030-2

Chambers, R. (1994c). Participatory rural appraisal (PRA): Analysis of experience. World Development, 22(9), 1253–1268. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90003-5

Damayanti SL, Bagiastra IK. Keterlibatan Masyarakat Dalam Pengelolaan Potensi Wisata Budaya Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Media Bina Ilmiah. 2022 Oct 1;17(3):491-502.

Dharmadewi AAIM, I Gusti Ayu Rai, Jayantika Igant. How To Enhance Motivation And Biology Learning Outcomes? Indonesian Journal of Educational Development (IJED). 2024 Nov 30;5(3):402–11.

Duwi Purwati, Muharram, Haling A. Development of WIDARE Learning Model to Improve Students’ Writing Ability. Adv Res 2023;24:68–77.

Duwi Purwati. Pembelajaran bahasa dan sastra berbasis potensi lokal. 2020.https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=AQrhDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=Pembelajaran+bahasa+dan+sastra+berbasis+potensi+lokal.+2020.&ots=0OCuM_mR5I&sig=LB7AZboTSCDox_khPExJqGKF4dw&redir_esc=y#v=onepage&q=Pembelajaran%20bahasa%20dan%20sastra%20berbasis%20potensi%20lokal.%202020.&f=false

Fitriani DE, Mahsun M, Saharudin S, Aini N. Etnosemantik Dalam Klasifikasi Kain Tenun Masyarakat Bima. Cordova Journal language and culture studies. 2024 Jun 30;14(1):9-22.

Hidayati MD, Rahmatulloh A, Rubianto L, Lestari PY. Pelatihan Pembuatan Batik Dari Hasil Budidaya Bunga Telang (Buntel) Mulyorejo Sebagai Pewarna Alami Di Kelurahan Mulyorejo. Jurnal Abadimas Adi Buana. 2024 Jul 18;8(01):12-8. https://jurnal.unipasby.ac.id/abadimas/article/view/8527

Hifzurrohmi H, Budiwati A. Ide Filosofis pada Tradisi Maulid Adat Bayan di Masyarakat Lombok Utara: Philosophical Ideas in the Maulid Tradition of Bayan Custom in North Lombok Society. Jurnal Filsafat Indonesia. 2025 Apr 30;8(1):7-14.

Kartikawati S, Wulandari S, Reine D. Tumbuhan Pewarna Alami Untuk Tenun Tradisional Di Kabupaten Sintang Dan Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Media Konservasi. 2019 Dec 1;24(3).

Mukti, Made Wahyu Prisma, I. Made Sumantra, and Ni Kadek Karuni. Studi Pemanfaatan Warna Alam Pada Produk Tekstil. HASTAGINA: Jurnal Kriya dan Industri Kreatif. 2023; 3(2): 207-213.

Muzzazinah M, Kristiandi K, Saputra A, Nurmiyati N. Pemberdayaan UKM Puspita Batik melalui Budidaya Marsdenia tinctoria sebagai Sumber Pewarna Alami Indigo Berkelanjutan. InProceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning (Vol. 22, No. 1, pp. 226-230). Https://Jurnal.Uns.Ac.Id/Prosbi/Article/View/111865

My RM. Ekonomi Kreatif dan Potensi Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Industri Kreatif. JMEB Jurnal Manajemen Ekonomi & Bisnis. 2023 Dec 24;1(2):60-9.

Nasir, M., & Ruslan, R. (2023). Ekstraksi Zat Pewarna Dari Rumput Laut Sargassum sp. dan Pemanfaatannya Pada Pewarnaan Kain Tenun. ORYZA: Jurnal Pendidikan Biologi, 12(2), 261-266.

Ningsih DP, Saputra SY, Suryadmaja G, Latif A, Saputra GA. Model of Religious Moderation Based on Local Wisdom in the Perang topat Lingsar Tradition, West Lombok Regency. Library of Progress-Library Science, Information Technology & Computer. 2025 Jan 1;45(1).

Purnamasari L, dan Dharmadewi AAIM. Pigmen Natural Tenun ATBM dan Etnomatematika pada Struktur Anyaman. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. 2025; EC002025069023 (000909284).

Purnamasari L, Mediana Adiputra A. Pengembangan Industri Kreatif Dalam Mendukung Kepariwisataan di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Provinsi Bali. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasan dan Seni. 2018; 7(1): 17-36.

Saputra GA. Seni Tipungan: Media Pencapaian Sakral dalam Ritual Satu Suro. Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni. 2015;10(1).

Sulaeman A, Bramasta D, Makhrus M. Pemberdayaan Masyarakat dengan Pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Jurnal Literasi Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat. 2023 Oct 23;2(2):87-96.

Sunardi SD, DS M. Sistem informasi penjualan batik berbasis web. Indones J Eng. 2021;2(1):65-72.

Sutarto, S., Hastuti, I. D., & Supiyati, S. (2021). Etnomatematika: Eksplorasi Transformasi Geometri Tenun Suku Sasak Sukarara. Jurnal Elemen, 7(2), 324-335.

Sumartono, S. (2022). Kajian etnomatematika pada motif kain tenun Nusa Tenggara Timur untuk pembelajaran tingkat dasar. SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 2(1), 281-288.

Downloads

Published

2026-06-28

How to Cite

Purwati, D., Saputra, G. A. M., Purnamasari, N. P. L., Sunardi, S., Hidayani, S., Karim, A., … Mustika, M. (2026). Inovasi Tenun Fetung Bayan: Merajut Tradisi dengan Teknologi Pigmen Natural, Etnomatematika, dan Etnolinguistik sebagai Ekspresi Budaya Berbasis Ekonomi Kreatif. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat IPTEKS, 3(3), 192–201. https://doi.org/10.71094/jppmi.v3i3.350