Penanggulangan Genangan Air dan Peningkatan Volume Air Tanah Melalui Sumur Resapan Air Hujan Di Daerah Semi-Arid Kota Kupang

Authors

  • Ketut M. Kuswara Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Hikmah Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Roly Edyan Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Aldino Arfaksad Taopan Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Universitas Nusa Cendana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71094/vkj.v3i4.206

Keywords:

Puddles, Runoff Discharge, Infiltration Wells, Ground Water, Kupang City

Abstract

Urban areas with semi-arid climates such as Kupang City face the problem of waterlogging in the rainy season and a shortage of groundwater in the dry season. One area that frequently experiences inundation is RT 15/RW 06, Oesapa Subdistrict due to high surface runoff, changes in land use, and a drainage system that is not functioning optimally. This research aims to analyze the existing conditions of the area, calculate the amount of rainwater runoff discharge, and design a model and capacity of infiltration wells as an effort to overcome inundation and increase the volume of groundwater. The research method used is a quantitative descriptive method with hydrological analysis using rainfall data, runoff discharge calculations, and technical design of infiltration wells. The research results show that the rainwater runoff discharge in the research area is quite large and cannot be accommodated by the existing drainage system. Implementing infiltration wells with appropriate designs can reduce waterlogging while increasing the potential for groundwater replenishment. It is hoped that this research can become a reference in environmentally sound rainwater management in semi-arid urban areas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asdak, C. (2010). Efektivitas sumur resapan dalam konservasi air tanah dan pengendalian banjir di wilayah perkotaan. Jurnal Konservasi Sumber Daya Alam, 5(2), 55–63.

Asdak, C. (2014). Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Ayu, D. R., & Heriawanto, B. (2018). Konsep Sistem Drainase Berwawasan Lingkungan untuk Pengendalian Banjir dan Peningkatan Air Tanah. Jurnal Sumber Daya Air dan Lingkungan, 10(2), 45–52.

Ayu, P., & Heriawanto, B. (2018). Efektivitas Sistem Drainase Ramah Lingkungan dalam Pengurangan Limpasan Air Hujan. Jurnal Infrastruktur Hijau, 6(2), 75–84.

BMKG. (2024). Data Curah Hujan Harian Maksimum Tahun 2014–2024 Kota Kupang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika – Stasiun Klimatologi Kupang.

BMKG. (2025). Data Curah Hujan Harian Maksimum Kota Kupang Periode 2020–2024. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang. Diakses Januari 2025.

Chow, V. T., Maidment, D. R., & Mays, L. W. (1994). Applied Hydrology. New York: McGraw-Hill.

Creswell, J. W. (2021). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran (Edisi revisi). Pustaka Pelajar.

Google Earth. (2025). Citra Satelit Lokasi RT 15/RW 06 Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Diakses Januari 2025.

Google Earth. (2025). Peta Lokasi Penelitian RT 15/RW 06 Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Diakses dari https://earth.google.com/

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2016). Standar Perencanaan Teknis Sumur Resapan Air Hujan untuk Lahan Pekarangan. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Kementerian Pekerjaan Umum. (2002). SNI 03-2453-2002: Tata cara perencanaan sumur resapan air hujan untuk lahan pekarangan. Badan Standardisasi Nasional.

Kementerian PUPR. (2016). Pedoman Perencanaan Sistem Drainase Perkotaan. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Purnomo, A. (2012). Analisis pengaruh sumur resapan terhadap penurunan debit limpasan di kawasan permukiman Kota Semarang. Jurnal Teknik Sipil Nusantara, 7(1), 21–30.

Sagala, R., Pratama, A., & Dewi, M. (2021). Evaluasi kinerja sumur resapan pada kawasan urban padat penduduk. Jurnal Infrastruktur dan Lingkungan Binaan, 4(3), 112–120.

Siti, N. (2015). Efektivitas sumur resapan dalam mengurangi genangan di Perumahan Bukit Indah, Bekasi. Jurnal Teknik Lingkungan, 9(2), 87–95.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Suni, A. (2021). Dampak Drainase Konvensional terhadap Peningkatan Banjir di Kawasan Perkotaan. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 9(1), 45–54.

Suni, A. R. (2021). Evaluasi Sistem Drainase Konvensional di Kawasan Perkotaan. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 12(1), 33–41.

Suripin. (2004). Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Penerbit ANDI.

Suripin. (2004). Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Yogyakarta: Andi Offset.

Triatmodjo, B. (2016). Hidrologi Terapan. Yogyakarta: Beta Offset.

Yulianto, D., Setiawan, H., & Rahayu, R. (2020). Analisis kelancaran sistem resapan air hujan pada lingkungan perkotaan berbasis geologi lokasi. Jurnal Hidrologi dan Geoteknik, 8(4), 144–154

Downloads

Published

2026-05-29

How to Cite

Kuswara, K. M., Hikmah, H., Edyan, R., & Taopan, A. A. (2026). Penanggulangan Genangan Air dan Peningkatan Volume Air Tanah Melalui Sumur Resapan Air Hujan Di Daerah Semi-Arid Kota Kupang. Varied Knowledge Journal, 3(4), 629–638. https://doi.org/10.71094/vkj.v3i4.206