Evaluasi Pemanfaatan BLT-Dana Desa dalam Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem: Studi Kasus di Wilayah Desa Cileuksa Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor
DOI:
https://doi.org/10.71094/vkj.v4i1.293Keywords:
Village Funds, Extreme Poverty, Bogor Paradox, Sequential Explanatory Mixed MethodAbstract
Achieving the national target of zero-percent extreme poverty by the end of 2024 faces persistent regulatory and implementation hurdles. This phenomenon reflected in Cileuksa Village, Bogor Regency, which remains trapped within the "Bogor Paradox" the survival of poverty pockets amidst rapid regional economic growth. This study evaluates the effectiveness of Village Fund Direct Cash Assistance (BLT-Dana Desa) on the consumption of extreme poverty Beneficiary Groups (KPM) and dissects underlying structural factors. Methodologically, it employs a mixed-methods approach with an explanatory sequential design. The quantitative phase examines secondary data via linear regression, while the qualitative phase analyzes the implementation context through interviews and field observations based on Merilee S. Grindle and Martin Ravallion’s frameworks, validated via data triangulation. Quantitative findings indicate BLT-Dana Desa can’t explain inter-household consumption variability due to uniform assistance amounts, though it remains a crucial basic economic cushion. Meanwhile, qualitative analysis confirms a geographic poverty trap; funds are depleted for short-term consumption due to low capital productivity driven by physical isolation, post-disaster ecological vulnerability, and weak village-level data governance. In conclusion, BLT-Dana Desa serves as an effective temporary safety net but fails to structurally graduate beneficiaries. Recommendations include reformulating adaptive Village Fund allocations and transforming aid into area-based productive economic empowerment.
Downloads
References
Adji, A., Hidayat, T., Tuhiman, H., Kurniawati, S., & Maulana, A. (2020). Pengukuran garis kemiskinan di Indonesia: Tinjauan teoretis dan usulan perbaikan (Kertas Kerja TNP2K). Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.
Ahmad, A. S. (2025, November 21). Kabupaten Bogor jadi kantong kemiskinan terbesar se-Indonesia, padahal rumah Prabowo dan SBY. Suara Bogor. https://bogor.suara.com/read/2025/11/21/130000/kabupaten-bogor-jadi
Alcock, P. (1997). Understanding poverty (J. Campling, Ed.; 2nd ed., Vol. 1). Palgrave Macmillan.
Alfirman, L., Adriyanto, Ludiro, Purwanto, Firdaus, S., Christyana, L. K., Widadi, A., Purbo, R. K., Sembiring, B. A., Hijrah, M., Ednur, R. K., Sugiyarto, A., Bestari, R. R., Saputra, A., Yusuf, A. I., Kurniawan, M. H., Pohan, M., Bramadhona, Kusmara, B. Y., & Saputro, J. (2024). Laporan perkembangan ekonomi dan fiskal daerah: Sinergi kebijakan fiskal dalam memperkuat strategi penurunan kemiskinan. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Amy, Y. S. R., & Juwono, V. (2019). Birokrasi & government: Teori, konsep, dan aplikasi. Rajawali Pers.
Andrianto, R. (2026, April 22). Tingkat kemiskinan RI versi Bank Dunia dan BPS beda jauh. CNBC Indonesia.
Anirwan. (2022). Implementasi kebijakan penanggulangan kemiskinan di Kota Makassar.
Apriliyani, L., & Kholis, N. (2023). Pengaruh kompetensi, akuntabilitas, moralitas individu terhadap pencegahan fraud dalam pengelolaan dana desa. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, 1(3), 58–77. https://doi.org/10.61722/jiem.vli3.178
Arfiansyah, M. (2020). Dampak dana desa dalam penanggulangan kemiskinan di Jawa Tengah. Studi Islam dan Sosial, 1(1), 91–106.
Ash-Shiddiqi, H., Sinaga, R. W., & Audina, N. C. (2025). Kajian teoritis: Analisis data kualitatif (Vol. 3, No. 2).
Azmi, S. (2020). Rural development policy and poverty alleviation: The case of village funds in Aceh Province, Indonesia [Master’s thesis, IPB University]. Repositori IPB University.
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2025). Relayout narasi RPJMN tahun 2025–2029. Kementerian PPN/Bappenas.
Badan Pusat Statistik. (2024). Kecamatan Sukajaya dalam angka.
Badan Pusat Statistik. (2025). Berita resmi statistik.
Bapperida Kota Bogor. (2024). Laporan akhir: Kajian strategis kebijakan penurunan ketimpangan ekonomi di Kota Bogor tahun 2024. Badan Perencanaan dan Pengembangan Riset Daerah Kota Bogor.
Barzelay, M. (2001). Breaking through bureaucracy: A new vision for managing in government. University of California Press.
Bjerke, M. B., & Renger, R. (2017). Being smart about writing SMART objectives. Evaluation and Program Planning, 61, 125–127. https://doi.org/10.1016/j.evalprogplan.2016.12.009
Brown, C., Ravallion, M., & van de Walle, D. (2016). A poor means test? Econometric targeting in Africa. World Bank Group. http://econ.worldbank.org
Budiastuti, D., & Bandur, A. (2018). Validitas dan reliabilitas penelitian (Vol. 1). Mitra Wacana Media.
Chang, H. J. (2009). Collaborative governance in welfare service delivery: Focusing on local welfare system in Korea. International Review of Public Administration, 13(sup1), 75–90. https://doi.org/10.1080/12294659.2009.10805141
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Dunn, W. N. (1994). Pengantar analisis kebijakan publik (M. D. Darwin, Ed.; 2nd ed., Vol. 1). Gadjah Mada University Press.
Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2012). An integrative framework for collaborative governance. Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), 1–29. https://doi.org/10.1093/jopart/mur011
Fadilla, A., Sinurat, G., & Jayadin. (2023). Analisis tata kelola dana desa dan alokasi dana desa, dan pengaruhnya terhadap penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bogor. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, 23(1), 76–84.
Gareta, S. P. (2022). BPS: Upah buruh tani nasional pada Mei 2022 naik 0,21 persen. ANTARA News. https://www.antaranews.com/berita/2940541/bps-upah-buruh-tani-nasional-pada-mei-2022-naik-021-persen
Gugah Nurani Indonesia. (2024, December 23). Komipo Energy Indonesia dan Gugah Nurani Indonesia melakukan peresmian perbaikan sekolah tanggap bencana di Desa Cileuksa. https://gnindonesia.org/article/inauguration-of-disaster-resilient-school-renovation-in-cileuksa-village
Haidir, A. A., & Setyari, N. P. W. (2024). Indonesia social progress: The role of access to basic education in escaping from poverty trap. Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan, 24(2), 428–457. https://doi.org/10.18196/jesp.v2412.19810
Handra, H. (2022). Analisis kebijakan dampak dana desa terhadap kemiskinan, perekonomian, pengangguran, dan pelayanan publik periode 2015–2019. KOMPAK.
Haris, A. M. A. (2018). Masalah kemiskinan suatu tantangan bagi profesi pekerja sosial. Mimbar Kesejahteraan Sosial, 1–15.
Hasyyati, A., & Holis, A. (2025). Mencari jalan pengentasan kemiskinan.
Husanatarina, F., Barbara, B., Agnessy, S., Amelia, V., & Widiastuti, L. (n.d.). Efektivitas program penanggulangan kemiskinan.
Ibrahim, S. N. K., Hidayati, F., Rifandi, U., & Taufiqurrokhman. (2024). Evaluasi kebijakan ketahanan pangan program bantuan beras cadangan pangan pemerintah 2024. Penelitian dan Kajian Ilmiah, 18(1), 76–85.
Iwansyah, Sunito, S., & Sjaf, S. (2016). Modal Jaro dalam arena politik lokal: Studi kasus di Desa Cileuksa. Pusat Kajian Sosial dan Kebijakan Publik FOSIL INSTITUT, 11, 1–15.
Kartiningrum, E. D., Basuki, H., Bambang, N., Otok, W., Nurul, E., & Yuswatiningsih, K. E. (n.d.). Aplikasi regresi dan korelasi dalam analisis data hasil penelitian. STIKES Majapahit Mojokerto.
Kasiyani, D. (2018). Trajektori hubungan negara dan masyarakat di Indonesia dalam perspektif administrasi publik. Public of Administration, 1–16.
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. (2024). Laporan pelaksanaan dan evaluasi percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem 2021–2024.
Keynes, J. M. (1936). The general theory of employment, interest, and money. Palgrave Macmillan.
Krismasta, V., Rogi, O. H. A., & Tilaar, S. (2015). Kajian transformasi wilayah peri-urban di Kota Manado (Studi kasus: Kecamatan Mapanget). Spasial, 2(1), 45–56. https://doi.org/10.35793/sp.v2i1.8260
Kusuma, A. I. (2024). Desa Cileuksa viral disebut Prabowo Gibran menang telak, ternyata ada wisata Bukit Teletubbies. Kompas.tv. https://www.kompas.tv/lifestyle/497662/desa-cileuksa-viral-disebut-prabowo-gibran-menang-telak-ternyata-ada-wisata-bukit-teletubbies
Labovitz, S., & Hagedorn, R. (1971). Introduction to social research. McGraw-Hill.
Lestari, P. I. (2023). Kemiskinan ekstrem, ketimpangan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Mahardhani, A. J. (2018). Advokasi kebijakan publik (S. Mukaromah, Ed.). Calina Media.
Minarno, P. A., Rauf, M. H., & Faturokhman, E. S. (2023). Analisis risiko bencana tanah longsor pada sektor permukiman di wilayah selatan Kabupaten Bogor. Jurnal Manajemen Bencana (JMB), 9(1), 12–25. https://doi.org/10.33172/jmb.v9i1.1560
Naryanto, H. S., Prawiradisastra, F., Ardiyanto, R., & Hidayat, W. (2020). Analisis pasca bencana tanah longsor 1 Januari 2020 dan evaluasi penataan kawasan di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Jurnal Geografi Gea, 20(2), 112–125.
Nurhidayat, R. (2018). Pengaruh pertumbuhan belanja desa terhadap pertumbuhan pendidikan masyarakat pada Desa Babakan Sadeng Kecamatan Leuwisadeng Kabupaten Bogor periode tahun 2012–2016 [Skripsi sarjana, Universitas Pakuan]. Repositori Universitas Pakuan.
Oktaviani, L. K., Basuki, P., & Anggara, J. (2025). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketimpangan pendapatan kabupaten/kota Nusa Tenggara Barat tahun 2014–2023. Jurnal Konstanta Ekonomi Pembangunan, 4, 256–272.
Oliver, M., & Shapiro, T. (2006). Black wealth, white wealth: A new perspective on racial inequality (2nd ed., Vol. 1). Routledge.
Pattinama, M. J. (2009). Poverty reduction through local wisdom (A case study from Buru Island-Maluku and Surade-West Java). Makara Human Behavior Studies in Asia, 13(1), 1–12. https://doi.org/10.7454/mssh.v13i1.195
Qhoirunisa, S., & Nurmalina, R. A. (2013). Farm income of hybrid rice and inbred rice in Bogor Regency, West Java Province.
Rahmah, S. Z., Wonoadi, G. L., & Zulfikar, A. (2019). The implementation of MDGs program on eradication of extreme poverty and hunger in Indonesia (2009–2014). Politik dan Sosial Sains, 1–14.
Rahmawati, H. (2023). Pola spasial sebaran kemiskinan di Kabupaten Pacitan dan strategi pengentasannya melalui kebijakan dana desa [Tesis magister, Institut Pertanian Bogor]. Repositori IPB University.
Ravallion, M. (2003). Targeted transfers in poor countries: Revisiting the trade-offs and policy options. Chronic Poverty Research Centre.
Ravallion, M. (2013). The idea of antipoverty policy.
Ravallion, M. (2014). Are the world's poorest being left behind?
Ravallion, M. (2016). The economics of poverty: History, measurement, and policy. Oxford University Press.
Ravallion, M., & Jalan, J. (1998). Geographic poverty traps? (Vol. 86). Boston University. http://ageconsearch.umn.edu
Rosenthal, R., & Rosnow, R. L. (2008). Essentials of behavioral research: Methods and data analysis (3rd ed.). McGraw-Hill. http://www.mhhe.com
Ruhyadi, U. (2019). Profile Desa Cileuksa 2019. Pemerintah Desa Cileuksa.
Sanjaya, I. M., & Setyanto, A. R. (2026). Pengaruh tingkat urbanisasi dan upah minimum regional (UMR) terhadap aglomerasi industri manufaktur di Pulau Jawa. Jurnal Intelek dan Cendekiawan Nusantara, 1(1), 89–102. https://jicnusantara.com/index.php/jicn
Setiawan, M. F. (2020). Desa sudah hancur akibat bencana longsor, ribuan warga siap direlokasi. JPNN. https://www.jpnn.com/news/desa-sudah-hancur-akibat-bencana-longsor-ribuan-warga-siap-direlokasi
Sherraden, M. (1991). Assets and the poor: New American welfare policy (1st ed., Vol. 1). M. E. Sharpe.
Sigit, T. A. (2020). Pengaruh dana desa terhadap kemiskinan: Studi tingkat kabupaten/kota di Indonesia. Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik, 5(2), 105–119.
Sulpar, & Lestari, A. I. (2024). Evaluation of village fund management in increasing village income in Pakeng Village, Lembang District, Enrekang Regency. Axegnal: Tax and Economic Insights Journal, 1(1), 34–45.
Surbakti, A., Sulaeman, N., Alamsyah, D., & Kartini, D. S. (2021). Implementation on financial assistance policy of political parties in 2015–2018. Zenodo, 313–322. https://doi.org/10.5281/zenodo.4678908
Suryadi, D. (2022). Karakteristik rumah tangga miskin ekstrem di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial, 6(2), 78–91.
Tapsin, G., & Hepsag, A. (2014). An analysis of household consumption expenditures in EA-18. European Scientific Journal, 10(16), 210–225.
Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. (2024). Menanggulangi kemiskinan dan menghapus kemiskinan ekstrem: Upaya penguatan kebijakan dan program yang adaptif dan inklusif.
Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. (n.d.). Ringkasan kebijakan: Pengukuran angka kemiskinan standar vs nasional.
Ulum, M. (2016). Uji validitas dan uji reliabilitas (6th ed., Vol. 1). Institut Teknologi Kesehatan Malang Vidya Cipta Husada.
Wahab, S. A. (2008). Analisis kebijakan dari formulasi ke implementasi kebijakan negara (2nd ed.). Bumi Aksara.
Warwick, D. P., & Lininger, C. A. (1975). The sample survey: Theory and practice. McGraw-Hill.
Westra, P. (1983). Manajemen pembangunan daerah. Ghalia Indonesia.
Wibawa, S., Purbokusuma, Y., & Pramusinto, A. (1994). Evaluasi kebijakan publik. RajaGrafindo Persada.
Wibisono, Y. (2025). Menimbang target kemiskinan ekstrem 0 persen. #OpiniNextPolicy.
Yusniati, Murhaban, & Khaddafi. (2019). Pengaruh komponen alokasi dana desa dan produk domestik regional bruto terhadap tingkat kemiskinan kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Manajemen Indonesia, 4(1), 1–27.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Dimas Tri Raharjo Dimas, Edy Sutrisno, Mala Sondang Silitonga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












