Pemanfaatan Calung Jinjing Sebagai Media Pembelajaran Seni Musik Berbasis Kearifan Lokal Di Madrasah Aliyah Al-Ghozali

Authors

  • Muhammad Sidqi Abdul Muiz Program Studi Pendidikan Seni Musik, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Sandie Gunara Program Studi Pendidikan Seni Musik, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Fensy Sella Program Studi Pendidikan Seni Musik, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.71094/vkj.v4i1.439

Keywords:

Calung Jinjing, Local Wisdom, Music Education, Cultural Preservation

Abstract

This study aims to describe the use of calung jinjing as a medium for local wisdom-based music education at Madrasah Aliyah Al-Ghozali. It employs a qualitative approach with a case study design. Conducted over one semester, the study gathered data through observation, interviews, and documentation. The subjects included the Arts and Culture teacher and students participating in music lessons utilizing calung jinjing. Data analysis followed the Miles and Huberman model, comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the use of calung jinjing fosters a learning process that is more active, contextual, and meaningful. Students demonstrated progress in traditional instrument proficiency, performance confidence, learning motivation, and collaborative skills. Furthermore, the instruction contributed to cultivating an appreciation for local culture and an awareness of the need to preserve it. The implementation was supported by teacher readiness, student enthusiasm, institutional support, and the availability of the instruments. Challenges encountered included disparities in students' initial skill levels, a limited number of instruments, and time constraints. Thus, calung jinjing is a suitable medium for local wisdom-based music education in Madrasah Aliyah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Annisha, D. (2024). Integrasi penggunaan kearifan lokal (local wisdom) dalam proses pembelajaran pada konsep kurikulum merdeka belajar. Jurnal Basicedu, 8(3), 2108–2115. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i3.7706

Armez Hidayat, H., Syeilendra, S., Marzam, M., & Hakim, U. (2024). Study of the Influence of Local Cultural Values in the Traditional Music Learning Process in the Sendratasik Education Study Program. Gondang: Jurnal Seni Dan Budaya, 8(1), 139–148. https://doi.org/10.24114/gondang.v8i1.55509

Fisabililhaq, W., Novita Damayanti, A., & Rosidin, O. (2025). Nilai Etnopedagogi dalam Lagu dan Alat Musik Calung Renteng: Penerapam Nilai Pendidikan Karakter di SMPN 3 Pandeglang. 16(2), 195–211. https://doi.org/10.17509/jlb.v16i2.91874

Kamal, M., Damopolii, M., & Datunsolang, R. (2025). Integrasi nilai-nilai kearifan lokal dengan pendekatan contextual teaching and learning dalam pembelajaran seni budaya di SDN 8 Kwandang. Jemari: Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah, 7(1), 59–67.

Karwati, U. (2019). Angklung di Jawa Barat sebagai materi seni budaya berbasis kearifan lokal. Jurnal Seni Dan Desain Serta Pembelajaranya, 1(2), 51–56. https://doi.org/https://doi.org/10.17509/irama.v1i2.21899

Lestari, A. H. H. (2023). Pelaksanaan pembelajaran seni budaya materi musik tradisional (talempong pacik) pada kelas X MIPA 1 dI SMA Pertiwi 1 Padang. Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Pertujukan, 1(2), 141–148.

Maulidiyah Putri, A., Prila Arwinda, V., Salsabila Khoirunisa, D., Naya Andina, A., & Tri Febrianto, P. (2026). Pemanfaatan warisan sejarah lokal sebagai media pembelajaran IPS kelas V SD untuk pelestarian budaya (SDG 11): kajian literatur. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 32–41.

Niswatun, S., Sularso, S., & Chabu, M. E. (2024). Implementation of Pendidikan Khas Kejogjaan: Preservation of Local Wisdom Through Javanese Karawitan Extracurricular Activities at Elementary Schools. Virtuoso: Jurnal Pengkajian Dan Penciptaan Musik, 7(2), 140–152. https://doi.org/10.26740/vt.v7n2.p140-152

Nugraha, B. S., & Prabowo, P. (2022). Respon siswa SMA terhadap pembelajaran fisika berbasis kearifan lokal pada alat musik tradisional rebana untuk meningkatkan keterampilan literasi sains. Pendipa Journal of Science Education, 6(2), 556–564. https://doi.org/10.33369/pendipa.6.2.556-564

Panis, I. C., Mukin, M. U. J., & Uran, Y. L. (2023). Pengembangan modul pembelajaran fisika berbasis kearifan lokal pada alat musik tradisional untuk meningkatan pemahaman konsep. JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 6(1), 50–59. https://doi.org/10.17977/um038v6i12023p050

Permata Sari, A., & Astuti, F. (2023). Menumbuhkan Nilai Karakter dalam Pembelajaran Seni Budaya (Seni Tari) Pada Siswa Kelas VII di SMP Negeri 12 Padang. Saayun: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Tari. Saayun Jurnal Pendidikan Seni Tari, 1(1), 1–09. https://doi.org/10.24036/sy.v1i1.1

Puguh, D. R., Utama, M. P., & Mufidah, R. (2023). Acceptance of Javanese Karawitan in Japan: Appreciation of traditional culture and community activities. Cogent Arts and Humanities, 10(1), 1–13. https://doi.org/10.1080/23311983.2023.2217586

Rijal Fadli, M. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1

Setyatama, B. A. (2025). Integrasi nilai budaya lokal dalam pendidikan musik. Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 8(2), 104–115. https://doi.org/10.37368/tonika.v8i2.839

Solihin, A., Subrata, H., Ummah, F. S., & Rodiyana, R. (2024). Meningkatkan minat belajar musik nusantara melalui kartu eksplorasi kearifan lokal QR-Code di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(3), 2372–2385. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i3.7989

Sularso, S., Jazuli, M., Djatiprambudi, D., & Hanshi, B. (2023). Revitalizing cultural heritage: Strategies for teaching Indonesian traditional music in elementary schools. International Journal of Education and Learning, 5(1), 79–88. https://doi.org/10.31763/ijele.v5i1.1016

Tensa, K. P., Zembang, A., Wae, E., Rewang, M. R. J., Kaka, A. A., & Lawe, Y. U. Lawe. (2022). Penerapan alat musik tradisional BEPI PEPI dalam pembelajaran di sekolah dasar. In STKIP Citra Bakti. https://doi.org/10.38048/jcp.v2i4.935

Ulfa, M., & Julistiyana, Y. (2018). Pembelajaran praktik langsung menyaksikan Majesty of Masterpieces untuk meningkatkan apresiasi seni pertunjukan sebagai pengalaman estetika mahasiswa PGSD Universitas Islam Balitar. Kontruktivisme, 10(1), 63–73.

Warliah, E. H. I. F. I. (2023). Pengenalan alat musik calung menggunakan metode praktik langsung untuk meningkatkan sikap peduli siswa terhadap budaya lokal sunda. Jurnal Cahaya Edukasi, 1(1), 6–11. https://doi.org/10.63863/jce.v1i1.7

Yuliana, Y. N. I. W. Y. (2023). Development of Ethno-STEM Learning Module based on Javanese Gamelan. In JSER Journal of Science Education Research Journal (Vol. 2023, Number 2). https://doi.org/10.21831/jser.v7i2.53056

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

Muiz, M. S. A., Gunara, S., & Sella, F. (2026). Pemanfaatan Calung Jinjing Sebagai Media Pembelajaran Seni Musik Berbasis Kearifan Lokal Di Madrasah Aliyah Al-Ghozali. Varied Knowledge Journal, 4(1), 1204–1220. https://doi.org/10.71094/vkj.v4i1.439